Blossom – The Back of That Person’s Hand

Fan terlihat kesal duduk sendirian di bangku taman yang ada di pinggiran sungai. Dari dandanannya sudah terlihat jelas bahwa dia akan jalan-jalan dengan seseorang yang spesial. Dan benar saja, rupanya dia sedang menunggu seseorang yang mengajaknya pergi. Tapi dia sudah menunggu hampir satu jam dan orang yang ditunggunya itu tidak muncul-muncul. Fanpun mulai melihat ke … More Blossom – The Back of That Person’s Hand

Blossom – Part 1

  Fan terlihat kesal duduk sendirian di bangku taman di pingir sungai. Dari dandanannya dia terlihat seperti akan jalan-jalan dengan seseorang. Dan benar saja, rupanya dia sedang menunggu seseorang yang mengajaknya pergi. Tapi dia sudah menunggu hampir satu jam dan orang yang ditunggunya itu tidak muncul-muncul. Fanpun mulai melihat ke kanan dan ke kiri mencari-cari … More Blossom – Part 1

The Bad (Image) Guy

“Woy! Woy!” Teriak Andri yang kedua kaki dan tangannya dipegang erat oleh Supri dan Adi. Mereka berdua bersiap-siap mengayun tubuh Andri untuk dilempar ke laut. “Lempar aja!!! HAHAHA” Anisa mengompori sambil mengambili foto Andri yang terlihat seperti hewan buruan yang tertangkap. “HPku! HPku!” Andri meronta “Nis, ambil HPnya buruan!” ujar Adi. Anisa berlari mendekat dan … More The Bad (Image) Guy

One Shot story The Bad (Image) Guy

Ehem… walaupun awalnya berniat untuk post cerita Blossom, tapi karena kemarin kemarin baca manga Horimiya, aku jadi terinspirasi untuk segera membuat cerita baru. Semoga responnya positif. Kalau iya, aku berniat untuk mendetailkan ceritanya ehehehe. Jujur aja aku yang ngarang sampai merem-melek mesem-mesem gaje karena membayangkan betapa ganteng dan kecenya Leo. Saya berusaha keras untuk cerita … More One Shot story The Bad (Image) Guy

Fate’s Play – Part 4

“Kurang ajar si anak baru itu. Bukan hanya mengabaikan tugasnya, dia bahkan mengabaikan panggilanku” gumam Head butler Kai saat handphone yang ditempelkan di telinganya itu hanya mengeluarkan suara bip bip dan disusul oleh suara perempuan yang mengatakan bahwa nomor yang dihubunginya sedang sibuk. “Kai-san, bagaimana? Apa tuan muda sudah anda hubungi? Tuan Nicholas akan segera … More Fate’s Play – Part 4

Fate’s Play Part 3

Neo tersadar dari pandangannya ke Yuna. Suara kamera dan kerumunan semakin membuatnya sadar bahwa mereka sekali lagi telah terjebak di kerumunan orang-orang yang pandangannya ter-okupasi oleh mereka berdua. Neo melangkahkan kakinya kearah Yuna pelan. Dia mendekatkan bibirnya ke telinga Yuna. “Let’s go. It’s already late, you can enjoy this view in your house too” bisik … More Fate’s Play Part 3